Sabtu, 15 Juni 2013

Natuna, Keindahannya Sudah Terlihat Sejak di Udara (1)

Natuna di balik jendela pesawat

Mungkin selama ini kita hanya mengenal Natuna sebagai salah satu penghasil minyak dan gas. Bahkan konon kabarnya cadangan gas yang dimilikinya merupakan yang terbesar di dunia. Tapi selain itu ternyata pulau ini juga memiliki keindahan alam yang luar biasa.

Jika kita lihat di peta, akan tampak bahwa pulau yang merupakan salah satu batas paling utara Indonesia ini dikelilingi oleh laut dalam sehingga secara geografis menjadikannya sebagai pulau terpencil. Meskipun masih merupakan bagian dari Kepulauan Riau, tapi cenderung lebih dekat dengan wilayah Malaysia yaitu Kuching. Tak heran jika sebagian besar produk rumah tangga berasal dari Negara tetangga ini.

Untuk menuju Natuna bisa dilakukan melalui jalur laut maupun udara. Jika menggunakan pesawat, kita bisa memilih terbang dari Batam atau Pontianak. Rute Batam – Natuna akan dilayani oleh Wings Air yang terbang tiga kali seminggu, sedangkan Trigana Air melayani rute Pontianak – Natuna dua kali seminggu. 

Cabin penumpang ATR 72-500

Waktu saya ke sana, saya memilih berangkat dari Batam dengan waktu tempuh selama 1 jam 25 menit. Awalnya agak khawatir juga mengingat pesawat yang digunakan adalah pesawat kecil jenis ATR 72-500 dengan kapasitas 70 penumpang. Mengingat sepanjang perjalanan tak tampak hanyalah lautan, maka saya memilih untuk tidur saja karena tak banyak yang bisa saya lihat.
Kombinasi birunya laut dan hijaunya pepohonan
Begitu menjelang mendarat, saya melongok keluar jendela. Apa yang terlihat? Subhanallah, mata ini disuguhi awan yang putih bersih, birunya laut yang jernih dan juga hijaunya pepohonan yang menandakan bahwa pulau ini begitu subur.
Komplek Masjid Agung
 Tampak juga komplek Masjid Agung yang sangat luas dengan latar belakang Gunung Ranai yang gagah. Keindahan Masjid Agung yang menakjubkan ini nanti akan saya posting tersendiri.
Menjelang pendaratan
Nah, kalau dari atas saja sudah mengundang decak kekaguman, pasti ketika di daratan akan lebih menghebohkan.







Tidak ada komentar:

Posting Komentar