Minggu, 02 Desember 2018

Reuni 212 Bikin Bangga

Mengikuti secara langsung acara Reuni 212 membuatku makin menguatkan bagaimana indahnya ikatan ukhuwah Islamiyah di antara saudara sesama muslim. Di dalam kereta hampir semuanya adalah orang-orang berbaju putih yang akan datang ke Monas. Waktu naik dari Pondok Cina gerbong sudah terisi penuh dan terus bertambah di Stasiun-stasiun berikutnya. Saat mau turun di Gondangdia ternyata tidak bisa karena Peron sudah penuh sesak oleh tumpukan penumpang sebelumnya. Jadilah kami turun di Juanda.

Sambil menapaki tangga turun penumpang spontan melantunkan Sholawat sehingga terdengar membahana di telinga membuat hati ini bergetar dan mata berkaca-kaca karena rasa haru yang menyeruak di dada.

Di lantai bawah ku cari pojokan sepi untuk duduk lesehan membuka bekal roti buat sarapan. Di samping kami ada keluarga yang juga tengah menikmati makanannya. Si ibu menawarkan nasi bakar begitu juga sebaliknya.  Jadilah kami bertukar bekal.

Menuju kawasan Monas jalanan terlihat sangat padat. Sudah ku duga kami pasti kesulitan mendekat ke dalam. Pagar masuk Monas terlihat ditutup sehingga diputuskan untuk mendengarkan ceramah di luar pagar. Mau bergerak ke arah pintu masuk lainnyapun kondisinya sama, susah bergerak. Dan banyak yang mengatakan acara kali ini pesertanya lebih  banyak dibandingkan dengan yang sebelumnya. Meskipun demikian antar peserta pada saling mengingatkan saat ada yang nekad berjalan menerabas taman. " Hoeey jangan injak tanaman, ga boleh..! Nanti kita semua yang kena fitnahnya..!

Ternyata ada untungnya juga karena di situ banyak Pedagang kecil yang ramai oleh pembeli yang sedang sarapan. Jadilah kami ngetem sambil makan Sate Padang biar makin kuat dalam menghadapi kenyataan. Hihihi.. Yang tidak enaknya adalah srampat sendal anakku putus sehingga dia akhirnya nyeker dan baru beralas kaki lagi setelah ketemu minimarket di dekat Stasiun saat menuju arah pulang.

Bagaimanapun juga aku bangga menjadi bagian dari mereka yang menciptakan sejarah acara Ukhuwah yang berlangsung damai meskipun dihadiri oleh jutaan orang.

#Reuni212
#UkhuwahIslamiyah

Di dalam kereta

Suasana di Peron Stasiun Gondangdia

Anak lanang

Antrian mau masuk ke Monas

Pedagang kecil laris manis

Pemandangan dari dalam kereta

Jl Kebon Sirih